| ayam panggang Gandu |
Sentra ayam panggang gandu berlokasi di jalan raya
Maospati-Ngawi, tepatnya di Desa Gandu, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.
Sebuah papan petunjuk arah dipasang tepat di pertigaan Karangrejo sebagai
penanda bagi para pengunjung. Di pedesaan yang sejuk dan hening ini, sedikitnya
ada 10 warung lesehan penyedia ayam panggang, antara lain, milik Bu Setu, Bu
Suryani, Bu Sarmi, Bu Sri, dan Mbah Mimin. Para ibu ini bekerja berdampingan
karena memegang fisolofi “rezeki sudah ada yang mengatur”.
“Tamu-tamu datang dari mana-mana dan kebanyakan luar kota,
seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo, pokoknya dari jauh-jauh. Mereka rata-rata datang hanya untuk menikmati kelezatan
makanan khas Kabupaten Magetan, yaitu ayam panggang gandu”
ujar Bu Setu, salah satu penjual ayam panggang.
Di hari biasa rumah
makan ayam panggang milik Ibu Setu ini, tak kurang dari 50 orang dari berbagai
kota datang untuk menikmati ayam panggang. Puncaknya adalah saat liburan. Saat liburan warung Bu Setu
di banjiri para pengunjung. Karena banyaknya pengunjung membuat pengusaha ayam
panggang ini kewalahan. Tak tanggung-tanggung dalam satu hari rumah makan ini
bisa memotong tujuh ratus hingga delapan ratus ekor ayam.
Untuk bisa menikmati kelezatan ayam panggang gandu cukup merogok Rp 45 ribu untuk setiap potongnya. Jika anda tertarik dan ingin mencoba silakan datang di Desa Gandu, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.










0 komentar:
Posting Komentar